Hal ini menunjukkan tantangan ekonomi yang dihadapi oleh sebagian besar masyarakat di daerah tersebut.

Lebih lanjut, berdasarkan data dari BPS Karangasem, dibandingkan dengan tahun 2023, terdapat penurunan persentase penduduk miskin, yang berkurang dari 6,56 persen menjadi 6,52 persen pada tahun 2024.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Penurunan ini menunjukkan kemajuan yang positif dalam upaya pengentasan kemiskinan di wilayah tersebut. Meskipun terjadi penurunan sebesar sekitar 4 persen, hal tersebut tidak berpengaruh pada status Kabupaten Karangasem sebagai daerah dengan persentase kemiskinan tertinggi di Bali.

Ketersendatan ini menunjukkan tantangan yang masih harus dihadapi dalam upaya pengentasan kemiskinan di wilayah tersebut.

Sebelumnya, Mondai juga telah mengemukakan beberapa faktor yang memengaruhi angka kemiskinan di Karangasem.

Dalam menganalisis karakteristik penduduk miskin di Karangasem, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar dari mereka berprofesi di sektor pertanian, di mana mereka menerima upah atau hasil yang relatif rendah.

Hal ini menggambarkan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup mereka.

Selain itu, penduduk miskin yang berprofesi di sektor non-pertanian masih menghadapi tantangan, di mana upah yang diterima belum cukup untuk mengangkat mereka dari garis kemiskinan.

Ketidakcukupan pendapatan ini menunjukkan perlunya perhatian lebih untuk menciptakan peluang yang lebih baik bagi kelompok rentan ini.

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2