AKP Joko Suprianto mengimbau agar para pemuda tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun provokasi yang beredar melalui media sosial, terutama yang mengarah pada tindakan negatif, pelanggaran hukum, maupun kegiatan yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Abaikan ajakan-ajakan melalui media sosial yang dapat memicu perpecahan, permusuhan, maupun tindakan yang melanggar hukum. Mari gunakan media sosial secara bijak untuk menyebarkan pesan-pesan positif dan menjaga persatuan,” tegasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Para pemuda perguruan silat yang hadir menyambut baik kegiatan patroli dialogis tersebut. Mereka mengaku senang karena dapat berdiskusi langsung dengan pihak kepolisian dan mendapatkan arahan mengenai pentingnya menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masyarakat.

Kegiatan patroli dialogis berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Melalui pendekatan humanis yang dilakukan Polsek Solokuro, diharapkan hubungan antara kepolisian dan masyarakat, khususnya kalangan pemuda, semakin erat sehingga tercipta kerja sama yang baik dalam menjaga keamanan wilayah.

Kapolsek Solokuro menegaskan bahwa Polri akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan preventif dan edukatif guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, terutama para pemuda, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Solokuro diharapkan dapat terus terjaga dengan baik.

Patroli dialogis ini menjadi salah satu wujud komitmen Polsek Solokuro dalam membangun kemitraan dengan masyarakat demi mewujudkan Kecamatan Solokuro yang aman, damai, dan harmonis. Sinergi antara kepolisian dan pemuda diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam menjaga kondusivitas wilayah serta menciptakan lingkungan yang nyaman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Lamongan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2