“Rasanya luar biasa. Apalagi kita melihat para kakak-kakak paskibraka. Ini benar-benar pengalaman yang menarik buat aku,” ujar Meira.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hal senada juga disampaikan Peter Antonio Patra selaku konduktor Paduan suara SMP Budya Wacana. Menurutnya tingkat kesulitan sebagai konduktor adalah membuat teman-temanya fokus ke matanya agar ia bisa memimpin paduan suara.

Peter juga tampil menyanyi bersama para pemenang Mahardika Nada Nusantara saat upacara pengibaran bendera HUT ke-79 RI di Balai Kota Yogyakarta. Peter meraih juara Harapan 1 Mahardika Nada Nusantara tahun 2024 yang diadakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Yogyakarta.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Pastinya senang bisa memimpin yang lain. Rasanya senang bisa bawain dengan sempurna,” imbuh Peter.

Sementara itu Pembimbing Paduan Suara SMP Budya Wacana Yogyakarta Adika Ayu Pratista mengatakan sudah mempersiapkan para murid sejak diberikan informasi dari Kesbangpol Kota Yogyakarta untuk mengisi aubade dalam Upacara Penurunan Bendera HUT ke-79 di Pemkot Yogyakarta. Total 35 murid SMP Budya Wacana Yogyakarta yang tampil dalam aubade.

“Kami bangga dan bersyukur karena anak-anak sudah menjadi representasi sekolah dengan sangat baik. Mereka dari awal sudah berkomitmen, dan menunjukan itu dari latihan sampai hari ini. Meskipun ada satu siswa tidak bisa ikut karena sakit, tapi saya melihat proses dan perjuangan mereka luar biasa,” ucap Ayu. (WR)

Editor : Achmad Bisri

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.com 

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2