Namun, menjelang turun minum Persela kembali menunjukkan kelasnya. Pada menit ke-41, kemelut di depan gawang Persipal berhasil dimanfaatkan Hendro Siswanto menjadi gol. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan nyaman 3-1 untuk Persela.

Memasuki babak kedua, Persela semakin tak terbendung. Risky Putra Utomo kembali mencetak gol pada menit ke-49 untuk membawa timnya unggul 4-1.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ketajaman sang striker mencapai puncaknya pada menit ke-77 dan ke-85. Dua gol tambahan kembali dicetak Risky, sekaligus melengkapi quattrick dalam laga spesial tersebut. Lini belakang Persipal dibuat kewalahan menghadapi pergerakan dan penyelesaian akhir pemain asal Lamongan itu.

Pesta gol Persela akhirnya ditutup oleh M. Afani Ubaidillah pada menit ke-89. Gol tersebut memastikan kemenangan telak 7-1 sekaligus menegaskan dominasi penuh Laskar Joko Tingkir di Stadion Surajaya.

Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengungkapkan rasa syukur atas hasil gemilang anak asuhnya. Ia menyebut kemenangan ini sebagai hadiah spesial bagi para pendukung Persela di momen ulang tahun klub.

“Ini adalah kado spesial buat fans Persela di hari jadi ke-59. Semoga ini menjadi tren baik buat Persela ke depan,” ujar Bima Sakti usai pertandingan.

Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan momentum penting bagi Persela untuk terus menjaga tren positif di kompetisi. Di hari jadi ke-59, Persela menunjukkan bahwa semangat juang, kebanggaan daerah, dan dukungan suporter tetap menjadi kekuatan utama klub kebanggaan masyarakat Lamongan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2