Namun, bukan hanya tampilan yang menjadi daya tarik. Jersey ini juga mengandung nilai filosofis yang dalam. Motif anyaman pada desain melambangkan persatuan dan warisan budaya.
Sementara simbol Suro dan Boyo ditampilkan sebagai karakter utama yang menggambarkan identitas Kota Surabaya dari masa ke masa.
“Jersey ini bukan cuma soal desain, tapi tentang identitas dan sejarah. Itulah kenapa Bonek dan Bonita begitu antusias,” kata Fajar.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan Allegiant memproduksi jersey anniversary ke-98 Persebaya menjadi simbol eratnya kolaborasi antar-daerah. “Dari Lamongan untuk Surabaya,” ucapnya.
Antusiasme yang tinggi dari para penggemar menunjukkan betapa kuatnya ikatan emosional antara klub dan pendukungnya. Jersey ini tidak hanya menjadi simbol kebanggaan bagi para penggemar, tetapi juga mencerminkan semangat kolaborasi dan kreativitas lokal yang patut diapresiasi.
Dengan ludesnya jersey ini dalam waktu singkat, Allegiant telah membuktikan bahwa produk lokal dapat bersaing dan diterima dengan baik oleh masyarakat.(Bs).





