“Untuk toko modern, sistem administrasi mereka sudah berbasis data dan aplikasi. Setiap produk tercatat dengan baik, termasuk masa kedaluwarsanya, sehingga dapat segera ditarik sebelum habis masa berlakunya,” tambah IPDA Lizma.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Satgas Pangan Lamongan menegaskan akan terus melakukan pemantauan secara berkala selama periode Nataru. Jika ditemukan adanya kenaikan harga yang tidak wajar, pihaknya siap mengambil langkah intervensi sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lamongan, Anang Taufik, mengungkapkan bahwa kondisi pasar saat ini masih relatif stabil. Beberapa komoditas strategis seperti cabai dan bawang merah terpantau tersedia dengan harga yang terkendali.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Harga bawang merah bahkan mengalami penurunan. Dari sebelumnya di atas Rp60 ribu per kilogram, kini berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram,” ungkap Anang.

Ia menambahkan, meski sempat terjadi gagal panen cabai di beberapa wilayah sentra produksi di Lamongan, pasokan di pasaran masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, harga telur ayam ras juga terpantau stabil di kisaran Rp27.500 hingga Rp29.500 per kilogram.

Dengan langkah pengawasan intensif ini, Satgas Pangan berharap situasi pasar di Kabupaten Lamongan tetap kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan tenang.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2