Tak hanya mengantisipasi kriminalitas dan gangguan kamtibmas, petugas turut mewaspadai potensi bencana akibat kondisi cuaca. Saat terjadi hujan lebat disertai angin, personel melakukan pemantauan pada sejumlah ruas jalan yang berpotensi terdampak pohon tumbang. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko yang dapat membahayakan pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.
IPTU Sono menegaskan bahwa pemeliharaan keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat. Karena itu, pihaknya mengajak tokoh masyarakat, pemuda, serta seluruh warga Kembangbahu untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak mudah terprovokasi oleh persoalan yang dapat memicu konflik.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda dan anggota perguruan silat, untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan. Apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas, segera sampaikan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sedini mungkin,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan Patroli Kota Presisi Blue Light secara berkelanjutan, Polsek Kembangbahu berharap kehadiran polisi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan. Patroli juga menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus mencegah munculnya konflik sosial di tengah masyarakat.
Selama pelaksanaan patroli, situasi di wilayah hukum Polsek Kembangbahu terpantau aman, lancar dan kondusif. Tidak ditemukan kejadian menonjol yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kegiatan patroli akan terus kami laksanakan sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Harapan kami, situasi Kembangbahu senantiasa aman dan kondusif. Mari bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan mewujudkan semangat Ayo Jogo Lamongan,” pungkasnya.





