Adat Baritan konon bermula ketika masyarakat Dusun Wati terkena wabah penyakit berkepanjangan (pageblug). Hingga akhirnya Ki Ageng Sureng Pati memerintahkan sedekah bumi berupa penyembelihan kambing kendit. Baritan berasal dari kata rid/wiriddan yang berarti memohon petunjuk atau perlindungan dan keselamatan kepada Tuhan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam perkembangannya warga masih tetap melaksanakan sedekah bumi yang diberi nama Baritan sebagai upaya untuk mendekatkan diri dan memohon perlindungan Alloh SWT. Tidak hanya itu adat Baritan juga sebagai upaya menjaga budaya dan sejarah.

“Tahun ini banyak tampilan seni budaya mulai tari tarian, seni karawitan dan langen beksa atau tayub,” tutur Kades Gawang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2