Pelatih kepala Deltras U19, Rendi Irwan, mengakui bahwa kekalahan ini tidak lepas dari menurunnya fokus para pemain di momen penting. Ia menilai timnya sebenarnya mampu mengendalikan permainan setelah unggul lebih dahulu, namun gagal mempertahankan konsistensi hingga akhir laga.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir. Ini menjadi pelajaran penting bagi tim untuk ke depan,” ujarnya.

Selain faktor konsentrasi, kondisi fisik pemain juga menjadi catatan tersendiri bagi tim pelatih. Beberapa pemain disebut tidak dalam kondisi terbaik, sehingga memengaruhi stabilitas permainan tim secara keseluruhan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Meski hasil tidak sesuai harapan, Rendi tetap mengapresiasi kerja keras para pemain yang telah berjuang sepanjang pertandingan. Ia menegaskan bahwa tim akan segera melakukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam aspek pertahanan dan manajemen permainan.

Kekalahan ini menjadi bekal penting bagi Deltras U19 dalam menghadapi laga berikutnya melawan Adhyaksa FC Banten U19. Tim pelatih berkomitmen untuk memanfaatkan waktu yang ada guna memperbaiki kelemahan dan meningkatkan konsistensi performa.

Dengan pembenahan yang tepat, Deltras U19 diharapkan mampu bangkit dan kembali bersaing di kompetisi Elite Pro Academy U19 musim 2026.(*).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2