Kebijakan tersebut secara resmi mengganti istilah ‘Cina/China/Tjina’ menjadi ‘Tionghoa’, sebuah langkah simbolis namun berdampak besar dalam menghapus praktik diskriminatif dan memperkuat proses rekonsiliasi nasional. AHY berkomitmen untuk terus merawat warisan inklusivitas tersebut agar Indonesia semakin harmonis di tengah dinamika global.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ketua Panitia Imlek Partai Demokrat 2026, Merry Riana, mengungkapkan rasa harunya atas antusiasme yang luar biasa. Menurutnya, acara ini adalah bukti nyata bahwa Demokrat benar-benar partai yang terbuka dan inklusif bagi semua lapisan masyarakat.

“Perayaan tahun ini mengusung pesan bahwa persatuan dan keberagaman adalah fondasi utama bangsa kita. Kami ingin menunjukkan bahwa di bawah payung harmoni, kita bisa melangkah lebih jauh menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Merry Riana.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini ditutup dengan berbagai atraksi budaya yang memadukan unsur Tionghoa dan nusantara, melambangkan akulturasi yang telah lama menjadi bagian dari identitas Indonesia.

“Melalui acara ini, Partai Demokrat berharap dapat menebarkan energi positif dan harapan baru bagi seluruh rakyat Indonesia di Tahun Naga Kayu ini,” ungkapnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2