Keluarga juga memberikan keterangan bahwa Sem memiliki gangguan kejiwaan. Setelah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, personel kepolisian bersama tenaga medis melakukan pemeriksaan di lokasi.
Hasil pemeriksaan awal terhadap tubuh korban juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Berdasarkan informasi awal, korban diduga mengalami dehidrasi karena selama meninggalkan rumah tidak mendapatkan asupan makan dan minum yang memadai.
Petugas dari Polsek Bluluk kemudian melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari olah TKP, pemeriksaan kondisi jenazah, pendataan saksi hingga berkoordinasi dengan perangkat desa dan pihak keluarga.
Penanganan serupa juga dilakukan jajaran Polsek Laren terhadap kejadian yang menimpa MK. Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi serta kronologi sebelum masing-masing korban ditemukan meninggal dunia.
Hamzaid menjelaskan, dari pemeriksaan awal terhadap kedua jenazah, tidak ditemukan indikasi kekerasan. Pihak keluarga masing-masing korban juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak menghendaki dilakukan autopsi.
Kedua kejadian itu sekaligus menjadi perhatian agar masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap anggota keluarga, terutama lanjut usia maupun warga yang membutuhkan pendampingan khusus. Pengawasan dinilai penting, terutama ketika mereka beraktivitas seorang diri atau meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama.
Kepolisian juga meminta masyarakat tidak menunda memberikan informasi apabila terdapat anggota keluarga yang hilang atau tidak diketahui keberadaannya. Koordinasi lebih awal dengan perangkat desa maupun kepolisian dapat membantu mempercepat upaya pencarian dan penanganan.
Selain itu, warga yang menemukan seseorang dalam kondisi tidak sadarkan diri maupun membutuhkan pertolongan diminta segera menghubungi tenaga medis atau aparat setempat agar penanganan dapat dilakukan secepatnya.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan anggota keluarga, khususnya lansia maupun warga yang membutuhkan pendampingan. Apabila ada anggota keluarga yang tidak diketahui keberadaannya atau masyarakat menemukan kondisi yang membutuhkan penanganan, segera sampaikan kepada petugas. Kedua pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi,” pungkasnya.





