“Tujuan hari ini adalah untuk menyampaikan kepada khalayak di Kota Madiun bahwa SMK swasta masih eksis dan mampu bersaing dengan sekolah lain. Semua sekolah menampilkan kreativitas dan keunggulan masing-masing,” ungkapnya pada Sabtu, 7 Juni.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Imam juga menjelaskan bahwa di SMK Swasta banyak beasiswa yang ditawarkan, mulai dari potongan biaya pendidikan hingga 50 persen, bahkan ada yang memberikan beasiswa penuh 100 persen.

“Hal ini menunjukkan komitmen SMK swasta dalam memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi siswa,” imbuhnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Yang paling menarik, SMK swasta kini tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga pada penyerapan tenaga kerja. Melalui BKK (Bursa Kerja Khusus) yang sudah terdaftar di Dinas Tenaga Kerja, lulusan SMK disalurkan langsung ke dunia kerja.

“Hampir lebih dari 70 persen lulusan kami langsung diserap oleh dunia kerja. Lewat acara ini, kami juga ingin membuktikan bahwa untuk memilih sekolah, jangan hanya memilih negeri, tetapi pilihlah berdasarkan kompetensinya,” tegasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi yang ditunjukkan oleh para siswa, Gebyar P5 ini sukses menjadi etalase talenta muda yang siap bersaing.

SMK swasta di Kota Madiun jelas bukan pilihan kedua, melainkan pilihan penuh potensi yang patut dipertimbangkan oleh para calon siswa dan orang tua.

Acara ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan, sebagai wadah bagi siswa untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan bahwa mereka adalah generasi penerus yang siap menghadapi tantangan di masa depan.(*)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2