BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan menegaskan konsistensinya dalam menjalankan fungsi legislatif sebagai representasi kepentingan rakyat.
Sejak awal masa jabatan 2024 hingga memasuki 2026, fraksi ini mengklaim fokus pada kerja-kerja substantif yang berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di sektor pertanian, kesehatan, ekonomi kerakyatan, dan perlindungan sosial.
Melalui fungsi legislasi, Fraksi PDI Perjuangan aktif mendorong lahirnya regulasi yang berangkat dari aspirasi warga. Salah satu agenda utama adalah pembahasan Peraturan Daerah tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Regulasi ini dirancang untuk memberikan kepastian hukum bagi petani, mulai dari akses sarana produksi, subsidi yang tepat sasaran, hingga perlindungan melalui asuransi pertanian guna meminimalisasi risiko gagal panen.
Di bidang penganggaran, fraksi menekankan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan sekadar memenuhi target serapan. Karena itu, Fraksi PDI Perjuangan secara konsisten memperjuangkan alokasi anggaran untuk bantuan pupuk dan sarana produksi pertanian, penguatan UMKM dan koperasi, serta pembangunan infrastruktur desa seperti Jalan Usaha Tani, irigasi, dan pasar rakyat.
Fraksi ini juga mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lamongan agar ketergantungan terhadap dana transfer dapat dikurangi. Menurut mereka, peningkatan PAD menjadi kunci untuk memperkuat layanan publik, termasuk kesehatan, pendidikan, dan program pengentasan kemiskinan.






