Sementara itu, Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai sarana pendukung, termasuk kesiapan infrastruktur jalan, fasilitas umum, serta tenaga medis yang siaga 24 jam. Langkah ini diambil untuk memastikan pemudik maupun masyarakat lokal dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami ingin memastikan pelayanan publik tetap optimal selama masa Lebaran, baik dari sisi kesehatan, transportasi, maupun keamanan. Sinergi dengan TNI-Polri menjadi kunci utama,” ujar Dirham.

Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman menambahkan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru tahun ini akan mengedepankan pendekatan humanis, namun tetap tegas dalam penegakan hukum, khususnya di bidang lalu lintas. Strategi ini diterapkan guna menekan angka kecelakaan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami akan mengedepankan pelayanan yang ramah, responsif, dan profesional. Namun, penindakan tetap dilakukan secara tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan,” jelas Kapolres.

Dengan digelarnya rapat koordinasi ini, Forkopimda Lamongan berharap seluruh rangkaian Operasi Ketupat Semeru dapat berjalan maksimal. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh ketenangan dan kebahagiaan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2