Lebih lanjut, Iptu Wayan Sumantra menekankan bahwa optimalisasi pekarangan rumah menjadi lahan produktif merupakan salah satu kunci utama mewujudkan kemandirian pangan dari lingkungan terkecil.
“Program Pekarangan Pangan Bergizi ini dirancang agar masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen pangan bagi keluarga mereka sendiri. Dengan memanfaatkan pekarangan yang ada di sekitar rumah untuk ditanami tanaman bergizi seperti waloh, kita sedang membangun fondasi ketahanan keluarga yang kuat,” imbuhnya.
Dari hasil pemantauan mendalam yang dilakukan oleh tim Polsek Karangbinangun di lapangan, kondisi tanaman waloh di Desa Baranggayam terpantau tumbuh subur dengan struktur daun yang sehat serta memperlihatkan perkembangan yang sangat positif.
Pihak kepolisian juga mencatat bahwa sejauh ini tidak ditemukan adanya kendala signifikan maupun gangguan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang dikeluhkan oleh para pengurus lahan setempat.
Selama kegiatan monitoring berlangsung hingga selesai, situasi di lokasi dilaporkan aman, tertib, dan terkendali. Langkah proaktif Polsek Karangbinangun ini tidak hanya memastikan keberhasilan program pangan di tingkat tapak, tetapi juga semakin mendekatkan hubungan emosional antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah, selaras dengan semangat semboyan “Ayo Jogo Lamongan”.





