Kecamatan Solokuro, khususnya Desa Tenggulun, memiliki potensi lahan pertanian jagung yang sangat potensial. Dengan pendampingan yang konsisten, kualitas dan kuantitas hasil panen tahun ini diharapkan mampu memenuhi target daerah dan berkontribusi pada pemenuhan stok pangan nasional.
Dalam mendukung visi Indonesia Swasembada Pangan, Polsek Solokuro memposisikan diri sebagai mitra strategis bagi para petani. Kehadiran bhabinkamtibmas (bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat) di lahan-lahan pertanian menjadi jembatan komunikasi yang efektif guna mengantisipasi berbagai potensi masalah, mulai dari kelangkaan pupuk, penanggulangan hama, hingga stabilitas harga jual pascapanen.
Masyarakat dan para petani di Desa Tenggulun menyambut baik dan mengapresiasi langkah proaktif dari Polsek Solokuro ini. Menurut perwakilan petani setempat, kehadiran polisi di tengah sawah memberikan rasa aman sekaligus memotivasi mereka untuk terus meningkatkan hasil produksi.
Dengan pengawalan ketat dan semangat gotong royong yang terus dipupuk, Polsek Solokuro bersama masyarakat optimistis bahwa Kabupaten Lamongan akan terus konsisten mempertahankan posisinya sebagai pilar penting penopang kedaulatan pangan di Jawa Timur dan Indonesia.
Ditargetkan, hasil panen raya jagung di Desa Tenggulun ini nantinya tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga menguatkan roda perekonomian para petani lokal secara berkelanjutan.





