Perjalanan politiknya dimulai sejak usia muda, dan ia terpilih sebagai anggota DPR RI sebanyak empat periode berturut-turut, mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah 1 yang mencakup Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, dan Salatiga. Hingga akhir hayatnya, ia menjabat sebagai anggota Komisi IX DPR RI.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selain aktif di parlemen, Gus Alam juga memiliki peran penting di organisasi keagamaan, menjabat sebagai Mustasyar (penasehat) di jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kendal.

Kiprahnya sebagai tokoh agama dan politik menjadikannya sosok panutan di mata santri, ulama, dan masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Jenazah almarhum rencananya akan dimakamkan di kompleks Pondok Pesantren Al Fadllu II di Desa Srogo, Sidorejo, Kendal, Jawa Tengah, yang juga menjadi tempat peristirahatan terakhir ayahandanya, KH Dimyati Rois, yang wafat pada 2022 lalu.

Kepergian Gus Alam meninggalkan duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan santri, tetapi juga bagi masyarakat luas yang mengenalnya sebagai pribadi yang bersahaja, alim, dan peduli terhadap umat.

 

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2