Kiai Ghofur menekankan bahwa saat ini ia ingin fokus mengabdi dan melayani umat serta santri di pesantrennya. Mengingat usianya yang sudah lanjut, dia merasa keberadaannya sebagai Musytasar PWNU Jawa Timur sudah cukup.
“Saya sudah tua, lebih baik saya mengabdi di pesantren dan untuk umat di sini (Sunan Drajat). Saya tidak ingin terlibat dalam politik, cukup dengan menjadi Musytasyar di PWNU. Biarkan yang muda-muda mengambil peran, termasuk anak saya yang juga ada di PBNU (Gus Gudfan Arif, Bendahara Umum PBNU),” ungkapnya.
Kiai Ghofur menambahkan bahwa ia akan selalu mendoakan kepengurusan PBNU yang sedang berjalan. Ia dan Pesantren Sunan Drajat pun siap mendukung program-program positif yang dijalankan oleh semua jajaran pengurus NU.
“Saya akan fokus berdoa dan memberikan dukungan kepada PBNU. Semoga NU semakin jaya dan terus memberikan manfaat yang luar biasa bagi umat,” pungkasnya.(bs)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





