Selain melakukan pemantauan di titik-titik yang dianggap rawan, personel gabungan juga melakukan penghentian dan pemeriksaan simpatik terhadap pengendara yang mencurigakan. Petugas tidak hanya memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan, tetapi juga memberikan imbauan humanis kepada para pemuda yang masih nongkrong di pinggir jalan hingga larut malam agar segera kembali ke rumah masing-masing demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Dalam operasi tersebut, petugas juga menekankan kepada masyarakat mengenai bahaya balap liar. Selain melanggar hukum dan memicu kemacetan, balap liar sangat berisiko menyebabkan kecelakaan fatal baik bagi pelaku maupun pengendara lain.
Pihak kepolisian menegaskan tidak akan segan-segan menindak tegas bagi siapa saja yang terbukti melakukan aksi balap liar yang mengganggu ketertiban umum.
Kegiatan yang berlangsung hingga dini hari tersebut berjalan dengan tertib dan lancar. Sepanjang pelaksanaan patroli, tidak ditemukan adanya aktivitas mencurigakan maupun aksi balap liar yang terpantau di jalur tersebut. Situasi di wilayah perbatasan Lamongan-Gresik dilaporkan kondusif dan terkendali.
Sinergi antara Polsek Deket dan Satlantas Polres Lamongan ini merupakan implementasi nyata dari program AYO JOGO LAMONGAN. Polsek Deket berkomitmen untuk terus konsisten melakukan langkah-langkah preventif serupa, memastikan bahwa wilayah perbatasan tetap menjadi area yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Dengan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat, diharapkan angka kriminalitas dan pelanggaran lalu lintas dapat terus ditekan demi terciptanya kondusivitas wilayah yang berkelanjutan.





