LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, meningkatkan kegiatan Patroli Kota Presisi (PKP) Blue Light pada malam hingga dini hari sebagai langkah preventif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Patroli yang dilaksanakan Kamis (1/10/2026) mulai pukul 23.30 WIB tersebut menyasar sejumlah titik di wilayah hukum Polsek Kembangbahu yang dinilai rawan tindak kriminalitas maupun potensi gangguan kamtibmas.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H. mengatakan, Patroli Blue Light dilaksanakan sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai gangguan keamanan, terutama pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), serta tindak kriminalitas lainnya. Selain itu, personel juga melakukan pemantauan pada lokasi yang berpotensi menjadi titik terjadinya gesekan antarkelompok maupun antarperguruan silat.

“Patroli Blue Light kami laksanakan untuk meningkatkan kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam yang dinilai rawan. Tujuannya adalah mencegah tindak kriminalitas sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk kemungkinan terjadinya gesekan antarperguruan silat,” kata IPTU Sono.

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan oleh AIPTU Mustar dan AIPDA Kujianto dengan menyusuri sejumlah ruas jalan dan kawasan di wilayah Kecamatan Kembangbahu. Lampu rotator biru kendaraan patroli dinyalakan sebagai tanda kehadiran polisi sekaligus memberikan efek preventif terhadap potensi pelaku kejahatan.

Dalam pelaksanaannya, personel juga melakukan pendekatan dialogis kepada para pemuda maupun warga yang masih berkumpul hingga larut malam. Petugas memberikan imbauan kamtibmas secara humanis dan mengajak mereka untuk segera kembali ke rumah masing-masing guna menghindari potensi terjadinya perselisihan maupun gangguan keamanan.

Selain menyambangi masyarakat, anggota melakukan patroli dan siaga pada sejumlah lokasi yang dinilai rawan kejahatan konvensional. Ruas jalan yang minim penerangan maupun mengalami kerusakan turut menjadi perhatian petugas karena kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kecelakaan ataupun dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.

Pemantauan juga difokuskan pada titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi gesekan antarperguruan silat. Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif agar perselisihan antarkelompok dapat dicegah sedini mungkin sehingga tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih luas.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2