Dari dua pertanyaan tersebut Jih Hendy Siswanto kepada para nelayan memberikan jawaban , untuk diketahui sejak bupati Jember sebelumnya persoalan TPI Puger belum pernah terselesaikan . karena apa TPI Puger itu miliknya Provinsi Jawa timur , Apabila kami pemkab Jember melakukan perbaikan akan berdampak pada masalah hukum buat kami.
” Solusinya ,keinginan dari teman teman Nelayan TPI Puger ,saya minta tolong kirim surat ke Bupati Jember ,bahwa tanggal 24 Nopember 2024 saya kan sudah aktif lagi sebagai bupati Jember .Surat dari Paguyupan Nelayan TPI Puger tersebut akan kami teruskan ke Gubernur untuk dimohon TPI Puger supaya diserahkan ke Pemkab Jember pengelolaannya. Apbila permohonan kita direstui Gubernur , Pemkab Jember siap melakukan perbaikan.” Urainya.
Misalkan adanya pendangkalan ,untuk sementara dilakukan penyedotan jangka pendeknya . Jangka panjang harus dibuat breakwater / pemecah ombak.
“kalau permintaan Kita tidak dipenuhi oleh gubernur Jatim dalam mengelola TPI Puger ,sudah kami siapkan, Pemkab Jember akan membangun TPI di kawasan pantai Getem.” Tandasnya.
H. Hendy Siswanto menambahkan pihaknya merasa prihatin nasib nelayan puger bila musim paceklik pas tidak ads ikan biasanya bulan nopember – Januari .oleh sebab itu pemkab Jember akan memberikan bantuan beasiswa bagi putra putri para Nelayan TPI Puger di tahun 2025 termasuk BPJS Tenaga kerja.
Oleh sebab itu kami mohon berikan kesempatan bersama Gus Firjaun untuk melanjutkan memimpin Jember . Sekali lagi jangan lupa coblos nomor 1. Pasangan calon Bupati wakil bupati H.Hendy Siswanto- Gus Firjaun.
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





