Sementara itu, AKBP Kemas Indra Natanegara mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Madiun selama dirinya menjabat sebagai Kapolres. Ia mengaku memiliki banyak kenangan positif selama bertugas karena merasakan kekompakan seluruh unsur pemerintah daerah, Forkopimda, TNI, tokoh masyarakat, hingga berbagai organisasi kemasyarakatan.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka serta semangat gotong royong menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Madiun. Ia pun menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas masih terdapat kekurangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami beserta keluarga mengucapkan terima kasih atas kebersamaan, dukungan, dan doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Madiun. Kami juga memohon maaf apabila selama bertugas masih terdapat kekurangan. Kabupaten Madiun akan selalu menjadi bagian dari perjalanan pengabdian yang sangat berkesan bagi kami,” ungkap AKBP Kemas Indra Natanegara.

Di sisi lain, Kapolres Madiun yang baru, AKBP Ridwan Maliki, menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan berbagai program positif yang telah dijalankan pendahulunya. Ia menegaskan akan memperkuat sinergi dengan seluruh unsur Forkopimda, pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas pencak silat dalam menjaga keamanan wilayah.

AKBP Ridwan juga mengapresiasi kedewasaan masyarakat Kabupaten Madiun, khususnya para pesilat, yang selama ini mampu menjaga kondusivitas daerah dalam setiap kegiatan. Menurutnya, situasi yang aman merupakan hasil kerja sama semua pihak dan harus terus dipertahankan.

“Kami siap melanjutkan sinergitas yang telah terjalin dengan sangat baik. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar kami dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Kami ingin menjadi bagian dari keluarga besar Kabupaten Madiun untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas AKBP Ridwan Maliki.

Acara kenal pamit berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pemberian cinderamata kepada pejabat lama sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan, dilanjutkan dengan ramah tamah dan doa bersama.

Momentum pergantian kepemimpinan ini menjadi simbol kuatnya kesinambungan pengabdian di lingkungan Polri sekaligus mempertegas komitmen seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Madiun untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan, mempererat persatuan, serta mendukung percepatan pembangunan daerah menuju Kabupaten Madiun yang semakin maju, aman, dan sejahtera.(Edi Marpaung)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2