Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Semen Gresik menggunakan ambulans dari Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Gresik.
Hasil pemeriksaan luar oleh pihak medis dan kepolisian menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa murni akibat kecelakaan, di mana korban terpeleset saat melempar sampah ke telaga.
Pihak keluarga korban juga telah membuat surat pernyataan resmi penolakan otopsi, dan menerima kejadian ini sebagai musibah.
Kapolsek Kebomas, mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat berada di area berisiko, seperti pinggiran telaga atau sungai, terutama saat melakukan aktivitas sendiri.
“Kami mengucapkan belasungkawa atas kejadian ini. Semoga kejadian ini menjadi pengingat bagi warga lain agar lebih berhati-hati dan tidak beraktivitas sendirian di area berbahaya,” ujarnya.(Bs)






