“Tosa adalah alat transportasi yang lebih efisien dan ekonomis, terutama di daerah dengan jalan yang tidak mulus atau bergelombang,” paparnya.
Selain itu mayoritas masyarakat di Desa Keyongan bergantung pada sektor pertanian atau usaha mikro lainnya, seperti berdagang atau kerajinan tangan. Salah satu kendala utama dalam pengembangan usaha adalah keterbatasan transportasi untuk membawa barang ke pasar atau mengangkut hasil pertanian.
“Pengadaan alat transportasi Tosa diharapkan dapat mendukung mobilitas barang dan peningkatan efisiensi distribusi produk. Dengan adanya alat ini, warga bisa lebih mudah mengangkut hasil pertanian atau produk lokal ke pasar yang lebih jauh, atau bahkan mengantarkan barang dagangan ke konsumen di desa lain. Hal ini berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat dan membuka peluang usaha baru,” jelasnya.
Keberadaan motor roda tiga ini diharapkan juga dapat meningkatkan akses ke layanan sosial dan kesehatan. Alat transportasi yang terbatas menghambat kemampuan warga untuk segera mendapatkan perawatan medis ketika dibutuhkan.
Keberadaan Tosa sebagai alat transportasi dapat membantu masyarakat yang membutuhkan perjalanan cepat ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya, khususnya dalam situasi darurat.
“Selain itu, Tosa juga mempermudah akses ke pendidikan bagi anak-anak desa yang mungkin harus menempuh jarak jauh untuk bersekolah, serta memfasilitasi akses masyarakat ke berbagai program pemerintah atau kegiatan sosial lainnya yang dilaksanakan di luar desa,” pungkasnya.
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





