Selain gelombang tinggi, BMKG juga mencatat potensi cuaca kurang bersahabat di wilayah perairan selatan Banyuwangi. Saat ini, Banyuwangi masih berada dalam musim hujan, sehingga pada malam hari berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kondisi tersebut dapat memperburuk jarak pandang dan meningkatkan risiko bagi nelayan.
Kecepatan angin di perairan selatan Banyuwangi juga terpantau cukup kencang, dengan kecepatan maksimum mencapai sekitar 24 knot. Angin kencang ini berpotensi memperbesar gelombang dan membahayakan perahu kecil maupun kapal nelayan tradisional.
BMKG Banyuwangi mengimbau para nelayan, pelaku wisata bahari, serta masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan selatan agar selalu memperhatikan perkembangan cuaca dan informasi resmi dari BMKG. Nelayan kecil disarankan untuk menunda melaut apabila kondisi gelombang dinilai tidak aman.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya nelayan yang beraktivitas di perairan selatan Banyuwangi, untuk tetap waspada dan tidak memaksakan diri melaut saat kondisi cuaca dan gelombang tinggi,” pungkas Yustoto.
BMKG juga mengingatkan agar masyarakat terus memantau pembaruan informasi cuaca maritim guna mengantisipasi potensi risiko dan menjaga keselamatan selama beraktivitas di laut.





