BERITASIBER.COM | SIDOARJO — Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur menggelar Konsolidasi dan Rekonsiliasi Data Sistem Informasi Keluarga (SIGA) 2025 di Kabupaten Sidoarjo pada 13–14 November 2025.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Acara ini diikuti 90 peserta yang terdiri dari pengelola data, operator SIGA, Pendataan Keluarga (PK), dan Verifikasi Validasi Keluarga Berisiko Stunting (VerVal KRS) dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.

Kegiatan dibuka oleh Plh. Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Sukamto, S.E., M.Si., yang menegaskan bahwa peningkatan kualitas data merupakan pijakan penting dalam pengambilan kebijakan pembangunan keluarga.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Data adalah fondasi utama kebijakan. Konsolidasi ini memastikan SIGA menjadi sumber data yang valid, akurat, dan akuntabel untuk mendukung Program Bangga Kencana,” ujar Sukamto.

Ia menekankan pentingnya integrasi lintas aplikasi seperti SIGA, Pendataan Keluarga, Elsimil, VerVal KRS, hingga SIRIKA agar menghasilkan kebijakan berbasis bukti yang tepat sasaran. Melalui penguatan sistem data terpadu, BKKBN berharap proses pengelolaan data di daerah semakin efisien dan terstandarisasi.

Fokus utama kegiatan meliputi rekonsiliasi data mutasi, stok opname alat kontrasepsi (Alkon), serta pendalaman materi aplikasi baru SIRIKA yang kini menjadi bagian dari sistem manajemen data BKKBN.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2