“Selama satu bulan disana, solidaritas itu sangat penting. Saling membantu antar jemaah dalam menjalankan rangkaian ibadah haji disana, terlebih jemaah yang usianya sudah lanjut. Di Lamongan tahun ini jemaah haji tertua ialah Kastri binti Sarjo (94) dari Kecamatan Karanggeneng, adapun jemaah haji termuda yakni Muhammad Alfian Pambudi bin Suminto (18) juga berasal dari Kecamatan Karanggeneng,” pinta Pak Yes.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dilaporkan oleh Plh Kepala Kankemenag Lamongan M Khoirul Anam pemberangkatan jemaah haji dilakukan selama dua hari. Dimana pemberangkatan pertama yakni kloter lima (366 jemaah haji dan lima petugas pendamping) sudah dilakukan kemarin pada Sabtu, 11 Mei 2024 oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemkab Lamongan Joko Nursiyanto.

“Jadwal pemberangkatan jemaah haji di Lamongan menuju Asrama Haji Surabaya dilangsungkan selama dua hari. Yangmana dimulai pada hari kemarin untuk kloter lima, pagi ini untuk kloter enam dan tujuh, sedangkan nanti sore akan memberangkatkan kloter delapan (366 jemaah haji dan lima petugas pendamping), kloter sembilan (366 jemaah haji dan lima petugas pendamping, dan kloter sepuluh (103 jemaah haji dan lima petugas pendamping),” jelas Khoirul Anam.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Khoirul mengatakan jumlah jemaah haji Kabupaten Lamongan tiap tahunnya mengalami kenaikan. Pada tahun 2023 ada 1.679 jemaah haji yang berangkat dan tahun ini meningkat menjadi 1.880. Hal tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Lamongan.

“Tahun ini kita peringkat lima di Jawa Timur untuk jemaah haji terbanyak. Alhamdulillah setiap tahunnya Kabupaten Lamongan mengalami kenaikan jumlah jemaah haji,” katanya.(bs)

 

Editor : Achmad Bisri

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2