Petugas turut mengimbau warga agar memangkas dahan pohon yang sudah terlalu tinggi atau dinilai rawan patah. Hal tersebut penting dilakukan untuk mengantisipasi pohon maupun ranting tumbang ketika diterjang angin kencang.
Perhatian juga diberikan terhadap keselamatan anak-anak. Masyarakat, khususnya para orang tua, diminta tidak membiarkan anak bermain sendirian di sungai maupun waduk tanpa pengawasan orang dewasa.
Kapolsek Kembangbahu menjelaskan, berbagai imbauan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk meminimalkan risiko bencana sekaligus mencegah timbulnya korban jiwa maupun kerugian materiil.
Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Karena itu, warga diharapkan tidak mengabaikan imbauan keselamatan yang telah disampaikan petugas.
Polsek Kembangbahu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, memperhatikan kondisi sungai dan pepohonan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana.
Selama kegiatan patroli dan penyampaian imbauan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Kembangbahu dilaporkan berjalan aman, lancar, dan kondusif.
“Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu terjadinya bencana. Dengan meningkatkan kewaspadaan serta bekerja sama dalam upaya pencegahan, kita dapat meminimalkan risiko bencana alam di wilayah Kembangbahu,” pungkasnya.





