“Langkah ini dilakukan terus kontinu dan lebih banyak lagi, bukan berarti yang diberangkatkan ini sudah tapi akan terus kita distribusikan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” kata Bupati Yes.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selain itu, untuk mengantisipasi adanya kekurangan air tanah, Pemkab Lamongan terus berkoordinasi dengan PDAM untuk penyediaan air bersih.

Sementara, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan, Joko Raharto mengungkapkan, saat ini sebanyak 13 kecamatan berpotensi kekeringan, yang tersebar di 69 desa, dan 158 dusun. Sebagai langkah preventif Pemkab Lamongan melalui BPBD akan terus berkoordinasi dengan camat setempat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami terus berkoordinasi dengan camat-camat itu masyarakat yang barangkali ada yang kekurangan air bersih. Yang kami harapkan pendistribusian air bersih ini dalam jangka pendek ini bisa membantu masyarakat yang kekurangan air untuk kebutuhan sehari-hari. Untuk jangka panjangnya kami sedang berkoordinasi untuk melaksanakan langkah-langkah kongkrit yang dimana intensitas air hujan setiap tahunnya sama, ini dapat di tahan tidak hilang begitu saja dari desa,” ujarnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2