Di antara para pemudik, Husnul (50) asal Pekanbaru mengaku sengaja mampir untuk membeli wingko Lamongan.
“Wingko Lamongan memiliki rasa yang unik dan lezat. Kebetulan lewat Lamongan, jadi sekalian mampir untuk beli buat oleh-oleh,” ungkapnya.
Pemudik lainnya, Kadek (50) dari Bali, juga menyatakan ketertarikan yang sama. “Saya sengaja mampir untuk beli buat keponakan di Bali. Cita rasa wingko Lamongan pas di lidah saya,” tuturnya.
Dengan tingginya permintaan wingko Lamongan selama arus balik tahun ini, para produsen berharap agar permintaan ini tidak hanya meningkat saat arus balik, tetapi juga pada hari-hari biasa.
“Semoga permintaan terus meningkat setiap harinya,” tutup Bambang.(bs)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





