“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh anggota Polres Lamongan. Motor ini sangat penting untuk saya ke sawah setiap hari. Saya juga kaget karena prosesnya sangat mudah dan tidak dimintai biaya apa-apa,” ujar MU dengan nada syukur.
Dalam kesempatan yang sama, AKBP Arif juga mengingatkan masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang. Mengingat mobilitas warga yang tinggi menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri di Lamongan, ia meminta warga lebih waspada saat memarkir kendaraan di area terbuka.
“Kami mengimbau warga untuk tidak hanya mengandalkan kunci setang. Gunakan kunci ganda atau gembok cakram, terutama saat kendaraan ditinggal di pinggir jalan atau persawahan yang jauh dari pengawasan,” tambahnya.
Kapolres Lamongan menegaskan tidak akan membiarkan serta menindak tegas pelaku kasus curanmor.
“Sekali lagi kami tegaskan, kepada para pelaku curanmor untuk berhenti melakukan aksinya di wilayah Kabupaten Lamongan atau kami yang menghentikannya,” tegasnya.






