Mendapatkan laporan dari warga sekitar, jajaran Satlantas Polres Lamongan bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk menangani situasi. Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd, saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa tersebut.
“Petugas langsung menuju lokasi melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar, dan membantu evakuasi korban ke rumah sakit, serta menghubungi pihak keluarga,” ujar IPDA M. Hamzaid.
Ia menjelaskan bahwa dari hasil olah TKP sementara, kecelakaan maut ini diduga kuat terjadi akibat pengemudi truk melakukan manuver putar balik ketika situasi lalu lintas di belakangnya belum sepenuhnya aman. Kendati demikian, pihak kepolisian melalui Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan menyatakan bahwa proses penyelidikan mendalam masih terus berjalan guna memastikan seluruh unsur penyebab kecelakaan secara komprehensif.
Menyusul insiden nahas ini, pihak Kepolisian Resor Lamongan kembali mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh pengguna jalan, baik pengemudi kendaraan niaga maupun pengendara pribadi, agar senantiasa mengutamakan aspek keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.
Pengemudi kendaraan besar atau truk diingatkan agar tidak melakukan manuver secara sembarangan, seperti berbelok atau berputar arah, tanpa terlebih dahulu memastikan situasi arus lalu lintas di sekitar benar-benar aman.
Selain itu, para pengendara sepeda motor juga diimbau untuk selalu menjaga jarak aman berkendara, meningkatkan kewaspadaan tingkat tinggi, serta senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi mencegah terulangnya tragedi serupa di kemudian hari.





