LAMONGAN, BeritaSiber.com – Kepedulian Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap kesulitan masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di wilayah Kabupaten Lamongan. Di tengah kondisi kekeringan yang berdampak pada terbatasnya ketersediaan air bersih, Babinsa Koramil 0812/02 Deket, Kodim 0812/Lamongan, Sertu Herwanto, turun langsung mendampingi sekaligus mengawal pendistribusian bantuan air bersih dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kepada masyarakat Desa Rejotengah, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih akibat musim kemarau berkepanjangan. Kehadiran aparat kewilayahan di lokasi penyaluran bantuan sekaligus memastikan proses distribusi berjalan aman, tertib, lancar, dan tepat sasaran.
Sejak kendaraan tangki pengangkut air bersih tiba di lokasi, masyarakat terlihat antusias menyambut bantuan tersebut. Sejumlah warga membawa berbagai wadah penampungan, mulai dari ember, jerigen hingga galon, untuk mendapatkan air yang akan digunakan memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Di tengah aktivitas pendistribusian, Sertu Herwanto tampak aktif membantu mengatur antrean warga serta berkoordinasi dengan petugas terkait agar proses pembagian air berlangsung secara merata. Langkah tersebut dilakukan guna menghindari penumpukan warga sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat yang membutuhkan untuk memperoleh bantuan.
Sertu Herwanto mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, khususnya dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga di wilayah binaan.
Menurutnya, persoalan keterbatasan air bersih menjadi perhatian bersama karena air merupakan kebutuhan mendasar yang sangat berpengaruh terhadap aktivitas dan kehidupan masyarakat.
“Kehadiran kami di sini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kami berupaya memastikan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama BPBD dapat diterima warga secara tertib, merata, dan tepat sasaran,” ujar Sertu Herwanto.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, instansi penanggulangan bencana, aparat kewilayahan, dan pemerintah desa memiliki peran penting dalam mempercepat penanganan berbagai persoalan sosial, termasuk dampak kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah.
Melalui koordinasi yang baik, proses pendistribusian bantuan diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.





