“Kami menghadapi tim yang sangat kuat, baik secara teknis maupun mental. Namun, para pemain mampu menjalankan rencana permainan dengan sangat baik, menjaga konsistensi tempo, serta tetap tenang di bawah tekanan. Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim,” ujar Hector Souto dalam konferensi pers seusai laga.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan luar biasa dari para suporter menjadi energi tambahan bagi tim. Atmosfer di arena pertandingan dinilai sangat membantu meningkatkan semangat juang pemain hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini pun disambut dengan perayaan penuh emosional oleh seluruh pemain dan ofisial sebagai wujud kebanggaan atas pencapaian bersejarah tersebut.
Keberhasilan melangkah ke partai final menjadi tonggak penting bagi perkembangan futsal nasional. Untuk pertama kalinya, Indonesia menembus babak puncak Piala Asia Futsal, sekaligus menegaskan peningkatan kualitas dan daya saing tim di level kontinental.
Di laga final, Indonesia akan menghadapi Iran, negara paling dominan dalam sejarah Piala Asia Futsal dengan koleksi 13 gelar juara dari 15 kali tampil di final. Duel ini dipastikan menjadi tantangan terbesar bagi skuad Merah Putih, mengingat Iran dikenal memiliki tradisi kuat, kedalaman skuad mumpuni, serta pengalaman panjang di turnamen besar.
Partai final dijadwalkan berlangsung di Indonesia Arena pada Sabtu, 7 Februari 2026, pukul 19.00 WIB. Laga tersebut diprediksi akan menyedot perhatian besar publik tanah air. Harapan tinggi pun mengiringi langkah Timnas Futsal Indonesia untuk menorehkan sejarah baru dengan meraih gelar juara pertama di level Asia, sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia sebagai kekuatan baru futsal di kawasan.






