Selain study tour, kegiatan diluar seperti Pramuka dengan perkemahan juga menjadi perhatian dari Dinas Pendidikan kabupaten Lamongan guna memprioritaskan keselamatan bersama.
“Semua kegiatan pasti mengandung resiko, untuk itu sekarang bagaimana kita mengantisipasi jangan sampai terulang kembali dengan cara di evaluasi dan dimanagemen dengan baik secara bersama-sama guna memprioritaskan keselamatan,” jelasnya.
Apabila manfaat dari study tour yang dilakukan sedikit, Munif Syarif menyarankan pihak sekolah atau penyelenggara mengadakan alternatif yang lain yang lebih berguna. Selain itu, juga untuk meminimalkan risiko yang tidak diinginkan.
“Yang terpenting semuanya sudah diantisipasi dengan baik sejak dini, dan semoga semuanya berjalan lancar aman dan keselamatan selalu menyertai kita semua,” pungkasnya.(bs)
Editor : Achmad Bisri





