Pihak penyedia makanan dari Mitra SPPG Surabayan, Sukodadi, Tri Lestiyo Rini, juga turut membantah isu tersebut. Ia memastikan bahwa semua proses pengolahan makanan dilakukan dengan sangat ketat, mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kabar itu 100 persen tidak benar. Bahkan sebelum bahan baku diolah, semua sudah melalui proses seleksi ketat. Tidak mungkin ada yang basi sampai ke siswa,” terang Tri.

Ia menambahkan bahwa SPPG memiliki ahli gizi dan tim pengawas mutu yang memastikan setiap menu MBG memenuhi standar kesehatan dan gizi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami sangat berhati-hati. Karena ini program negara, jadi kualitas dan gizi adalah tanggung jawab besar kami,” tegasnya.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan program unggulan pemerintah yang bertujuan meningkatkan gizi siswa dan menunjang pembelajaran. Karena itu, baik pihak sekolah maupun penyedia makanan menegaskan komitmennya untuk menjaga mutu, higienitas, dan ketepatan waktu dalam pendistribusian makanan.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2