BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Kepedulian terhadap sesama di tengah musibah banjir kembali ditunjukkan oleh jajaran aparatur keamanan dan elemen pemuda di Kabupaten Lamongan. Bersinergi dalam semangat kemanusiaan, Polsek Deket, Koramil 0812/02 Deket, dan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Islam Lamongan (UNISLA) menggelar aksi bakti sosial bagi warga terdampak banjir di Dusun Pujut, Desa Sidomulyo, Kecamatan Deket, Kamis (02/04/2026).
Langkah kolaboratif ini merupakan respons cepat terhadap kondisi warga yang aktivitas ekonominya terhambat akibat luapan Sungai Bengawan Njero. Genangan air yang merendam pemukiman dan akses jalan utama desa telah menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari selama beberapa waktu terakhir.
Kapolsek Deket, AKP Akhmad Khusen, SH, MH melalui Wakapolsek Deket, IPDA Suwoto, SH menegaskan bahwa kehadiran Polri dan TNI di tengah bencana bukan hanya sekadar menjaga stabilitas keamanan, melainkan hadir secara humanis untuk meringankan beban masyarakat.
”Sesuai dengan instruksi pimpinan, kami harus selalu hadir sebagai pelindung dan pengayom, terutama saat masyarakat sedang kesulitan. Kolaborasi dengan rekan-rekan TNI dari Koramil dan mahasiswa PMII UNISLA ini sangat positif. Ini menunjukkan bahwa seluruh elemen memiliki kepedulian yang sama terhadap nasib warga,” ujar IPDA Suwoto di sela-sela kegiatan.
Dalam aksi ini, sebanyak 40 paket sembako diserahkan secara langsung kepada perwakilan warga yang rumahnya terendam. Bantuan ini diharapkan mampu menyambung kebutuhan pangan harian warga Dusun Pujut yang kesulitan bermobilitas mencari nafkah selama genangan air belum surut.
Ketua PC PMII UNISLA Lamongan, Ahmad Hidayatul Ramdani, mengungkapkan bahwa sinergi ini merupakan bentuk pengabdian nyata mahasiswa kepada masyarakat. Menurutnya, kerja sama lintas sektor antara kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, dan aktivis mahasiswa sangat diperlukan dalam penanganan darurat bencana seperti ini.
Camat Deket, Suwanto Sastrodihardjo, S.STP. MM, bersama Kepala Desa Sidomulyo, Bagus, yang turut mendampingi penyaluran bantuan tersebut, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan kepedulian para petugas serta mahasiswa.
”Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari Bapak-bapak TNI, Polisi, dan adik-adik mahasiswa. Kehadiran kalian memberikan semangat tambahan bagi warga kami yang sedang tertimpa musibah,” tutur Kades Bagus.
Selain membagikan bantuan, petugas gabungan juga menyelipkan pesan-pesan edukasi. Warga diimbau untuk tetap menjaga kesehatan, mewaspadai ancaman penyakit kulit pascabanjir, serta tetap memantau perkembangan debit air mengingat cuaca yang masih fluktuatif.
Tak hanya itu, para Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang hadir juga mensosialisasikan persiapan menghadapi transisi musim. Warga diingatkan untuk bijak dalam penggunaan air bersih sebagai antisipasi menghadapi prediksi musim kemarau panjang mendatang.
Kegiatan yang melibatkan sekitar 95 personel gabungan ini berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. Aksi kolektif ini membuktikan bahwa sinergi tanpa batas antara aparat dan pemuda mampu menjadi oase bagi masyarakat yang tengah berjuang menghadapi bencana alam.





