Menurut Siti Rubikah, di tempat wisata ini selain bisa menikmati pemandangan alam dan Laut Pantura, pengunjung dapat bermain di taman, berenang di kolam renang, serta menjelajahi produk – produk UMKM setempat, termasuk Batik Sendang dan menikmati makanan khas setempat yakini Sego Muduk.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Nama Watungkal sendiri berasal dari gabungan kata Watu dan Ungkal (Batu dan asahan), menggambarkan keberadaan batu pengasah di desa ini.

“Tempat ini tidak hanya untuk berwisata, tetapi juga sebagai tempat belajar. Salah satunya menyediakan outbond sebagai wahana belajar sambil bermain dan kesempatan untuk belajar membatik. Memahami proses membatik, mulai dari pengolahan bahan hingga menjadi kain batik siap pakai, dapat dipelajari di Watungkal,” jelasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selain itu, Watungkal Edupark Sendangagung menjadi tempat bagi pecinta burung berkicau dengan adanya gantangan burung untuk berkontes. Setelah menikmati berbagai kegiatan, pengunjung dapat mampir ke Qilen Watungkal yang menyediakan makanan dan minuman.

“Watungkal Edupark Sendangagung menjadi tempat kegiatan masyarakat yang bersifat edukatif, memperkenalkan kearifan lokal di bidang industri kerajinan yang ada di desa Sendangagung,” ungkapnya.

Pengunjung juga memiliki kesempatan untuk belajar membatik secara langsung dari perajin batik Sendang yang memiliki karakteristik khas, seperti motif burung Slempang, motif gapuro tanjung kodok, motif paten, motif pathetan, motif gendang ceplik bandeng lele, dan lainnya.

Nah bagaimana ? jika anda ingin pengalaman berwisata yang unik dan menikmati libur Natal dan Tahun Bari tak salahnya anda mengunjungi wisata edukasi Watungkal Edupark Sendangagung.

Jangan lupa usai menikmati indahnya pemandangan di wisata edukasi Watungkal Edupark Sendangagung, anda pun bisa untuk mencicipi nasi muduk makanan khas daerah setempat dan membawa pulang oleh – oleh Batik Sendang yang telah terkenal .

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2