“Kami ingin menunjukkan bahwa dalam keberagaman, kita bisa bersatu. Seperti kru bajak laut Mugiwara yang berasal dari latar belakang berbeda, namun saling mendukung dan memiliki tujuan yang sama. Kami di RT 1 A juga ingin terus kompak, saling membantu, dan tidak saling sikut demi kepentingan bersama,” ujar Ahmad.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Penampilan mereka tidak hanya menonjol secara visual dengan kostum khas bajak laut, tetapi juga menyuguhkan atraksi teatrikal dan dekorasi yang kreatif, mengundang decak kagum penonton yang memadati sepanjang rute karnaval.

Karnaval Desa Karangwungulor tahun ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas warga desa tidak kalah dengan masyarakat kota. Melalui semangat gotong royong, acara berlangsung sukses, tertib, dan meriah hingga akhir kegiatan.(Bs).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2