Lebih lanjut, Pangdam menekankan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar rutinitas seremonial. Ia menginstruksikan seluruh prajurit di jajaran Kodim 0812/Lamongan untuk menjadikan momentum bulan suci ini sebagai ajang refleksi diri dan peningkatan pengabdian.

“Kehadiran TNI di tengah masyarakat harus dirasakan manfaatnya. Sesuai pesan pimpinan, TNI harus menjadi solusi bagi setiap kesulitan yang dihadapi rakyat. Sinergitas dengan Polri dan Pemda adalah kunci utama agar program-program kesejahteraan masyarakat dapat berjalan optimal,” tegas jenderal lulusan terbaik Akmil 1997 tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Wujud kepedulian sosial juga ditunjukkan Pangdam dengan memberikan santunan kepada puluhan anak yatim piatu. Suasana haru menyelimuti momen saat Pangdam memberikan motivasi langsung kepada anak-anak tersebut, menanamkan semangat agar mereka terus berjuang meraih cita-cita setinggi langit.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah spiritual dari ulama besar Lamongan, Prof. Dr. (H.C) K.H. Abdul Ghofur. Dalam ceramahnya, Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat tersebut mengingatkan pentingnya menjaga kesucian Ramadhan dengan meningkatkan etos kerja. Menurutnya, bekerja dengan jujur dan mengabdi pada negara adalah bagian dari ibadah yang mulia.

Rangkaian acara ditutup dengan buka puasa bersama yang penuh kehangatan, diikuti salat Isya dan tarawih berjamaah di Masjid Al Arif yang berada di lingkungan Makodim. Suasana kekeluargaan antara jajaran petinggi Kodam, prajurit rendahan, hingga tokoh masyarakat tampak begitu kental, menunjukkan bahwa sinergitas tidak hanya terjadi di level kebijakan, tetapi juga di meja makan dan saf salat yang sama.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2