Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para guru dan peserta perkemahan. Mereka menyadari bahwa bullying bukan hanya masalah individu, tetapi juga tanggung jawab bersama.
Dengan pengetahuan yang diperoleh, diharapkan para guru dan pembina dapat lebih peka terhadap situasi di sekitar mereka dan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung bagi semua siswa.
Kegiatan perkemahan ini tidak hanya berfokus pada pengembangan keterampilan dan kebersamaan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif dalam diri anak-anak, termasuk pentingnya saling menghormati dan menghargai satu sama lain.
Dengan demikian, diharapkan generasi muda dapat tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang baik.
“Polsek Solokuro berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai pencegahan bullying di berbagai kesempatan, sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak di Kabupaten Lamongan,” pungkasnya.(Bs).





