“Kami mengajak masyarakat untuk menjaga kekompakan, menghindari tindakan provokatif, serta tidak menggunakan alat yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Mari jadikan patroli sahur sebagai sarana mempererat silaturahmi, bukan sebaliknya,” tambah Kapolsek.
Kegiatan patroli dialogis ini disambut positif oleh masyarakat Desa Payaman. Warga mengaku merasa diperhatikan dan terbantu dengan adanya pendampingan dari pihak kepolisian, sehingga kegiatan patroli sahur dapat berjalan lebih tertib dan aman.
Salah seorang warga, Sutikno (46), mengungkapkan bahwa kehadiran polisi memberikan rasa aman dan menambah semangat kebersamaan. “Dengan adanya patroli dari Polsek, kami jadi lebih tertib dan saling mengingatkan. Suasana sahur pun terasa lebih nyaman,” katanya.
Selain patroli dialogis, petugas juga melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan dan jalur perlintasan desa guna memastikan tidak ada potensi gangguan keamanan lainnya. Langkah ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beristirahat.
Melalui kegiatan patroli kamtibmas saat patroli sahur ini, Polsek Solokuro berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan dengan khusyuk, aman, dan penuh ketenangan. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang kondusif, harmonis, serta bebas dari gangguan kamtibmas.





