Polsek Solokuro menegaskan bahwa patroli dialogis bukan hanya rutinitas, tetapi bagian dari langkah humanis Polri untuk membangun rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
“Dengan patroli dialogis, kami ingin memastikan bahwa warga merasa dilindungi dan dilayani. Kami hadir tidak hanya saat terjadi masalah, tetapi sejak dini untuk mencegahnya,” tambahnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung program Transformasi Polri Presisi yang menekankan pendekatan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan dalam memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.
Dengan adanya patroli dialogis rutin, Polsek Solokuro berharap wilayah hukum Kecamatan Solokuro tetap berada dalam kondisi yang aman, tertib, dan kondusif.
“Sinergi antara aparat dan warga diharapkan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan lingkungan yang bebas dari gangguan kamtibmas,” ungkapnya.(Bs)





