BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Polsek Karangbinangun, Polres Lamongan, melakukan pemantauan dan pengecekan ketinggian air di wilayah Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, Jumat (6/3/2026) pagi.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir, mengingat wilayah tersebut berada di kawasan yang dilalui aliran Sungai Bengawan Solo.
Pengecekan dilakukan sekitar pukul 09.50 WIB oleh petugas jaga di UPT Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kuro atau Lak Kuro yang berada di Desa Kuro, Kecamatan Karangbinangun. Dari hasil pemantauan tersebut, kondisi ketinggian air di sejumlah titik masih dalam kondisi relatif aman dan terkendali.
Kapolsek Karangbinangun, AKP Supardi, SH, menyampaikan bahwa hasil pengecekan menunjukkan ketinggian air Bengawan Solo di bagian luar tercatat mencapai 186 sentimeter. Sementara itu, ketinggian air di bagian dalam atau yang dikenal sebagai Bengawan Jero tercatat berada di angka 37 sentimeter.
Selain itu, ketinggian air di wilayah Blawi juga turut dipantau dengan hasil pengukuran menunjukkan angka 76 sentimeter. Pada saat pengecekan dilakukan, kondisi pintu air Lak Kuro dilaporkan dalam keadaan tertutup guna mengendalikan aliran air dari Bengawan Solo ke wilayah dalam.
“Petugas melakukan pengecekan secara langsung di lokasi untuk memastikan kondisi ketinggian air dan situasi di sekitar pintu air. Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi saat ini masih aman dan belum menunjukkan potensi banjir,” ujar AKP Supardi.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan pemantauan ketinggian air ini merupakan bagian dari upaya rutin yang dilakukan oleh pihak kepolisian bersama instansi terkait, khususnya dalam menghadapi musim penghujan yang berpotensi meningkatkan debit air sungai.
Menurutnya, wilayah Kecamatan Karangbinangun termasuk daerah yang perlu mendapatkan perhatian khusus terkait potensi banjir karena lokasinya yang berada di sekitar aliran Bengawan Solo.






