Program ini juga membawa semangat jargon “Ayo Jogo Lamongan”, sebuah gerakan kolektif untuk menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan wilayah Kabupaten Lamongan, khususnya di wilayah hukum Kembangbahu.
Respons Positif Masyarakat
Kehadiran petugas di tengah jamaah disambut hangat oleh pengurus Masjid Baiturrohman dan warga desa setempat. Salah satu tokoh agama menyampaikan apresiasinya atas kehadiran kepolisian yang secara rutin turun ke desa-desa. Menurutnya, keberadaan polisi di tengah kegiatan ibadah memberikan rasa aman sekaligus mempererat tali silaturahmi antara umaro (pemimpin/aparat) dan ulama.
“Kami merasa lebih dekat dengan petugas. Diskusi seperti ini sangat bermanfaat agar warga tidak segan melaporkan jika ada hal-hal yang mencurigakan di lingkungan kami,” ungkap salah satu warga desa.
Kondusivitas Wilayah
Berdasarkan laporan di lapangan, seluruh rangkaian kegiatan Jum’at Keliling di Desa Kembangbahu berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di area masjid dan sekitarnya terpantau tertib.
Kegiatan rutin seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkesinambungan. Selain sebagai bentuk pelayanan prima, Jum’at Keliling terbukti efektif memperkuat sistem keamanan partisipatif di mana masyarakat menjadi mitra utama kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang damai dan tenteram.





