LAMONGAN, BeritaSiber.com – Kapolsek Solokuro Polres Lamongan Polda Jawa Timur, AKP Joko Suprianto, S.M., M.M., melaksanakan kegiatan mitigasi kepada seluruh anggota Polri di Mako Polsek Solokuro.
Kegiatan tersebut dikemas melalui suasana santai dalam momentum peringatan Hari Batik Nasional dengan tema “Wani Ngopi” atau “Wadah Nggolek Inspirasi Ngobrol Psikologi”, yang melibatkan personel kepolisian serta masyarakat sebagai sarana mempererat komunikasi dan kebersamaan.
Kapolsek Solokuro AKP Joko Suprianto mengatakan, kegiatan Wani Ngopi menjadi salah satu sarana membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan anggota sekaligus masyarakat. Melalui suasana santai dan penuh kekeluargaan, berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas, kondisi psikologis personel, pelayanan kepada masyarakat hingga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat dapat dibicarakan bersama.
“Melalui Wani Ngopi ini kami ingin menciptakan ruang komunikasi yang santai namun tetap memiliki manfaat. Anggota dapat menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas maupun kondisi yang dihadapi sehari-hari. Demikian pula masyarakat dapat berkomunikasi secara langsung dengan kepolisian,” ujar AKP Joko Suprianto.
Menurutnya, mitigasi terhadap personel penting dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mengingatkan anggota agar senantiasa berhati-hati dalam menjalankan tugas. Setiap personel diminta tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku, menjaga sikap dan perilaku, serta mengedepankan pelayanan yang humanis ketika berinteraksi dengan masyarakat.
AKP Joko Suprianto juga mengingatkan seluruh anggota Polsek Solokuro agar tidak mengabaikan faktor keselamatan dalam menjalankan tugas kepolisian. Dinamika tugas di lapangan menuntut kesiapan fisik dan mental sehingga kesehatan personel menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan.
“Saya selalu mengingatkan seluruh anggota agar berhati-hati dalam setiap pelaksanaan tugas. Laksanakan tugas sesuai prosedur, jaga keselamatan diri dan rekan, serta jangan lupa menjaga kesehatan. Kondisi fisik dan mental yang baik sangat diperlukan agar anggota dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Kegiatan yang bertepatan dengan momentum Hari Batik Nasional tersebut sekaligus menjadi sarana untuk menumbuhkan kebersamaan. Batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia diharapkan tidak sekadar diperingati secara seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat rasa kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya bangsa.i





