Di sela-sela babak pertandingan, personel kepolisian tidak melewatkan kesempatan untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas. Petugas mengimbau warga agar tetap menjaga ketertiban lingkungan selama kegiatan nobar berlangsung, tidak melakukan tindakan yang mengganggu ketenangan, serta selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan di lingkungan sekitar rumah masing-masing.
“Kami titipkan pesan kepada warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Setelah nobar berakhir, kami harap warga tetap tertib saat kembali ke rumah masing-masing, tidak melakukan aksi yang memicu keributan, dan tetap menjunjung tinggi rasa persaudaraan meskipun menjagokan tim yang berbeda,” tambah petugas tersebut.
Inisiatif Polsek Pucuk ini diapresiasi oleh warga Desa Karangtinggil. Kehadiran pihak kepolisian membuat warga merasa lebih nyaman dan terlindungi saat beraktivitas di malam hari. Kegiatan nobar ini membuktikan bahwa Polri tidak hanya fokus pada tindakan penegakan hukum (represif), tetapi juga sangat mengedepankan tindakan preventif dan persuasif melalui pendekatan humanis.
Hingga pertandingan berakhir, situasi di Warung Kopi Doyok terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada gangguan Kamtibmas yang berarti selama jalannya kegiatan. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa sinergitas antara Polsek Pucuk dan masyarakat Kecamatan Pucuk terus menguat, menciptakan lingkungan yang harmonis, aman, dan nyaman bagi seluruh warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.





