Informasi awal menyebutkan para pelaku membawa kabur sebuah tas berisi valuta asing (valas). Namun, jumlah maupun nilai barang yang dibawa belum diketahui secara pasti.
Setelah peristiwa tersebut, beredar video yang memperlihatkan sebuah mobil Toyota Yaris berwarna putih dengan nomor polisi G 1217 EG melaju kencang ke arah timur.
Mobil tersebut diduga berkaitan dengan pelarian pelaku. Dalam informasi yang beredar, kendaraan itu melintas ketika sejumlah siswa TK dan SD Al Baitul Amin tengah mengikuti pawai peringatan Hari Santri.
Sejumlah petugas keamanan Yayasan Al Baitul Amin disebut berupaya menghentikan kendaraan tersebut. Namun, mobil tetap melaju hingga akhirnya dikejar oleh sejumlah warga.
Meski demikian, keterkaitan mobil Toyota Yaris tersebut dengan aksi perampokan masih memerlukan konfirmasi resmi dari pihak kepolisian.
Hingga berita ini ditulis, petugas kepolisian dilaporkan masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi perampokan.
Belum ada keterangan resmi mengenai identitas para pelaku, motif aksi, nilai kerugian, maupun perkembangan pengejaran. Kondisi terkini kedua korban juga masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.
Penyelidikan diharapkan dapat mengungkap rangkaian kejadian, memastikan kendaraan yang diduga digunakan pelaku, serta mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Perkembangan lebih lanjut mengenai kasus perampokan di Jalan Sultan Agung, Jember, ini masih menunggu keterangan resmi dari kepolisian.





