Samsuddin juga menjelaskan bahwa seluruh proses selama angkutan lebaran berjalan tertib, aman, dan lancar berkat perencanaan yang matang.
Kesiapan sarana dan prasarana, serta sistem tiket online, telah memudahkan calon penumpang, ditambah dengan pelayanan publik yang humanis dan responsif.
Posko Angkutan Laut Lebaran 2025 berfungsi sebagai pusat koordinasi, monitoring, dan pelayanan informasi bagi pemudik, melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk TNI/Polri dan operator pelayaran.
Tahun ini, empat kapal penumpang disiapkan, dengan total kapasitas 2.261 penumpang dan 701 kendaraan.
Dengan penutupan posko ini, diharapkan evaluasi dan perbaikan dapat dilakukan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik di tahun-tahun mendatang, sehingga pengalaman mudik bagi masyarakat dapat semakin optimal.(Bs)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





