“Target kami di pemilu tahun 2024 adalah dua belas kursi. Untuk mencapai itu kita telah melakukan konsolidasi partai, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa,” ungkapnya.
Di sisi lain, Ketua DPC Partai Demokrat Lamongan, Sugeng Santoso, justru menunjukkan sikap kurang percaya diri untuk bisa menambah perolehan kursi DPRD Lamongan pada pemilu mendatang.
Ia mengatakan dari 9 anggota legislatif yang dimiliki saat ini, hanya tersisa 5 yang maju sebagai calon incumbent pada pemilu 2024 mendatang.
“Pada prinsipnya kami siap untuk ikut dalam kontestasi pemilu 2024. InsyaAllah target kita adalah minimal bertahan di jumlah kursi sekarang (9 kursi), ” kata Sugeng Santoso.
“Untuk incumbent kami di DPRD Lamongan ada lima, sedangkan yang empat ada penugasan untuk mencalonkan sebagai anggota DPR RI dan DPRD Provinsi Jatim. Dan calon-calon yang kami usung saat ini merupakan wajah-wajah baru dan banyak dari kaum milenial,” imbuhnya.
Disinggung terkait sejumlah partai politik yang berambisi menambah kursi, yang salah satunya adalah Golkar, Sugeng mengatakan masih optimis bisa bertahan dan tidak tergeser sebagai partai pemenang kedua di Lamongan, hasil pileg 2019 lalu.
“Saya yakin semua partai punya keinginan untuk mencapai yang terbaik dan semua itu daripada pelaksanaan pemilu besok. InsyaAllah kader-kader kami sudah siap untuk mengikuti dan memenangkan pilkada 2024. Partai kami tidak bergerak bergantung itu (penguasa), partai kami bergerak bergantung pada kader-kader yang ada,” ujarnya.





